Jika esok masih ada.. apa itu masih milik kita?
Jika angin masih bersemilir... apa masih kita rasakan?
Jumat, 25 Juli 2014
Rabu, 02 Juli 2014
Cinta Diam-Diam
Mungkin sebagian kita pernah
mengalami cinta diam-diam alias cinta sendirian, cinta yang entah
karena apa tidak bisa di ungkapkan, cinta yang kita tau sangat mustahil
terbalaskan, cinta yang seperti lagunya ungu (Cinta Dalam Hati) cinta yang hanya kita sendiri yang tau dan tak seorang pun tau. Lalu menurutku (ini menurutku lho….mudah-mudahan pendapatku benar…. ^_^ )
Cinta diam-diam adalah cinta ketika kita tau semua info detail tentang
seseorang yang kita cintai. Cinta diam-diam adalah cinta ketika kita
mulai menjadi seorang penguntit yang berusaha melihat orang yang kita
cintai dari sela-sela dan ujung mata, lalu berusaha membuang muka
jauh-jauh ketika orang yang dicintai melihat balik ke arah kita…(panic). Cinta
diam-diam adalah cinta yang ketika berpapasan dengannya kita akan
pura-pura tidak melihat hingga beberapa langkah, dan akhirnya
membalikkan badan lalu hanya melihat punggung orang yang dicintai
menjauh dan diiringi helaan nafas (Huuufffffhhh).
Dan pada akhirnya orang yang cinta diam-diam hanya bisa mendoakan, setelah lelah berharap, harapan yang tumbuh dari kecil hingga besar yang semakin lama semakin menjauh, lalu pada akhirnya hanya bisa menerima, kita yakin benar kadang kenyataan berbeda dengan yang diinginkan, kadang yang diinginkan bukanlah yang dibutuhkan, dan sebenarnya yang paling kita butuhkan adalah MERELAKAN.
Dan pada akhirnya orang yang cinta diam-diam hanya bisa mendoakan, setelah lelah berharap, harapan yang tumbuh dari kecil hingga besar yang semakin lama semakin menjauh, lalu pada akhirnya hanya bisa menerima, kita yakin benar kadang kenyataan berbeda dengan yang diinginkan, kadang yang diinginkan bukanlah yang dibutuhkan, dan sebenarnya yang paling kita butuhkan adalah MERELAKAN.
Untuk semua yang lagi jatuh cinta sendirian alias cinta diam-diam…. (PRIHATIN,,,)
Selasa, 10 Juni 2014
Pesantren...
Udah gak asing dong dengan istilah pesantren??
Tapi kalo pesantren nya orang malaysia gimana cobak,,, smua santrinya, orang yayasannya, guru-gurunya... yang notabene dari negri jiran semua,, waaaahhh sesuatu kan... belum lagi harus berkomunikasi dengan logat mereka, gak susah sih tapi ribet aja dengan bahasa melayu yang di mix dengan bahasa inggris yang kadang2 aneh dari arti sebenarnya, yaaa.. mungkin harus banyak nonton Upin-Ipin (eehh iklan) hahaha...
Tapi yang namanya pesantren pastilah nyaman, asri, damai, tenang dan yang bikin betah itu adalah semua orang-orang yang disini sholeh2 n sholeha2,,, banyak belajar disini,, (Lama2 bisa jadi Ustazah juga nih ^_^) Insyaallah betahlah dengan sekolah yang baru. Amiiinn
Tapi kalo pesantren nya orang malaysia gimana cobak,,, smua santrinya, orang yayasannya, guru-gurunya... yang notabene dari negri jiran semua,, waaaahhh sesuatu kan... belum lagi harus berkomunikasi dengan logat mereka, gak susah sih tapi ribet aja dengan bahasa melayu yang di mix dengan bahasa inggris yang kadang2 aneh dari arti sebenarnya, yaaa.. mungkin harus banyak nonton Upin-Ipin (eehh iklan) hahaha...
Tapi yang namanya pesantren pastilah nyaman, asri, damai, tenang dan yang bikin betah itu adalah semua orang-orang yang disini sholeh2 n sholeha2,,, banyak belajar disini,, (Lama2 bisa jadi Ustazah juga nih ^_^) Insyaallah betahlah dengan sekolah yang baru. Amiiinn
Minggu, 01 Juni 2014
Hanya ingin Berdamai dengan Hati
Benar kata orang-orang kalo jatuh itu sakit... termasuk jatuh cinta, kadang ketika kita mencintai seseorang, tapi dia hanya menganggap sebatas teman, dan kita mulai mengkonversi dari perasaan cinta ke perasaan biasa itu tidak mudah,, apalagi melihat foto2 nya yang dengan bangga di pajang menunjukkan kekasihnya, akan membuat hati semakin teriris...
Belum habis sampai disitu, padahal kita tau kebohongan-kebohongan yang selama ini dia lakukan tapi selalu di patahkan dengan berfikir tidak mungkin dia seperti itu... yaaahhh perempuan memang bodoh, hanyut dalam perasaannya sendiri, tetapi laki-laki juga jahat telah memanfaatkan perasaan perempuan itu, dan hanya ingin bermain-main... dan bodohnya perempuan lagi adalah, walaupun sudah tau lelaki itu jahat,, masih juga mencintai yang jahat... aaahhhh hati memang milik sang pencipta, dia yang membolak-balik, dia yang mengirimkan perasaan dan dia yang maha tau apa yang terbaik untuk hambanya.
Hanya ingin berdamai dengan hati, menjalani kemana takdir ini berhenti, tanpa benci tanpa sakit hati... toh gak ada alasan membencinya sama seperti gak ada alasan kenapa cinta ini untuknya, ini hanya fase yang harus dijalani, hanya segelintir dari perjalanan panjang hingga menuju akhir.
Berhentilah jika lelah...
Lalu bangkit lagi agar tau ujung jalan ini...
Menangislah jika sakit...
Lalu tersenyum lagi agar tau indahnya takdir ini...
Berdamailah dengan hati...
Agar tidak ada benci, kecewa dan sakit hati...
*Semangat untuk diri q*
Minggu, 25 Mei 2014
Peraturan yang dibuat-buat
Maaff
kalo note ini gak penting...
Tapi
saya benar-benar kesal dengan aturan kampus saya sendiri...
Mau
tampil seminar aja banyak syaratnya, belum lagi komisi pembimbing yang selalu
salah dan harus ngejar-ngejar dosen untuk tanda tangan ulang, udah dikejar
harus buat baru LAGI karena KOP surat bermasalah, (bisa ya KOP surat bagian
yang amat penting bermasalah *gak habis pikir*) belum cukup sampai disini
kekesalan saya, yang buat tidak semangat adalah aturan nunggu 8 kali ikut
seminar baru bisa tampil, gila aja 8 kali, mahasiswa S2 nya aja yang mau
seminar gak sampe 8 orang kok gimana caranya tuh??? belum lagi harus
nunggu bimbingan 4 bulan, kalau begini caranya saya yakin banyak mahasiswa S2
yang akan lebih dari 4 semester untuk menyelesaikan studynya, saya sih masih
ada jatah 1 smeter depan, tapi tetap aja kesal, belum lagi liat kakak2 n abang2
tingkat yang ngeluh karena semester depan harus bayar SPP yang tidak sedikit
padahal hanya nunggu seminar yang dikekang oleh peraturan yang dibuat-buat,
dimana letak keadilan, padahal mereka sudah tidak menggunakan fasilitas,
sarana, dan pembelajaran dari dosen, tapi tetap saja harus membayar penuh,
jahat sekali menurut saya...
semoga
note saya dibaca oleh mereka-mereka yang membuat peraturan bodoh ini!!!
Minggu, 27 April 2014
"UTS Biomol" Oooowhh baru berasa S2 nya
Hari ini 26042014 UTS Biomol yang bikin kepala ngebul,, untung gak meledak.. mana sebelum nya PeeR menjelang UTS banyak banget, yang soal lah, yang paperlah dan smuanya di kerjakan semalam menjelang ujian (hadeehh...), Mana smalam hujan, suasana mendukung buat bobok, tambah lagi koneksi internet kalo dah hujan ngadat, makin kuat keinginan buat mengakhiri smuanya. Tapi yang namanya tugas tetap aja dikerjain, meskipun gak sempurna seratus persen (hmm,,yang salah sopo??). Akhirnya jam 02.30 dini hari tugas pun selesai, dilanjutkan baca-baca tapi tetap aja gak masuk ke otak, dan PLN emang baik, lampu di seputaran Marpoyan dipadamkan jadi ada alasan untuk tidur (Zzzzzz...)
Pagi bangun jam 05.00 langsung sholat shubuh, karena msih ngantuk tidur dilanjutkan sampai jam 07.00 padahal jam 08.00 pagi itu aku ada kuliah kimia medisinal dengan Prof. Adel,terpaksa smua pada buru2, dan ternyata benar, aku telat sampai kampus "tears".
Prof ku yang satu ini keren banget, kalo ngajar pasti dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari jadi gak bosenin, saking asiknya lupa kalo jam 09.50 UTS Biomol dengan Prof. Titania, mana sekeliling udah gelisah, pada buka2 catatan buat dibaca, dan aku bukannya seperti itu malah harus ke Lab jemput kalkulator untuk dipinjam sapa tau ada soal hitung2 nya. heelleeehhh
Jreng..jreenngg....Ujian dimulai, Prof ku langsung memberi kertas soal ujian, pas di baca soalnya sih cuma 4 tapi lengkap dengan anak dan cucunya yang bikin aku bengong setengah hidup, apa-apaan ini? soal-soalnya diluar prediksi hoeeekkk mual,, baca soal pertama, rasa2nya bisa di jawab, soal kedua mulai ada kupu-kupu dikepala, langsung d tinggal, baca soal ke tiga malah tambah banyak kupu-kupunya dan yang terakhir malah ada kupu-kupu yang lagi brantem ama kunang-kunang tepat di atas kepala rasa mau muntah baca soalnya "sick"
Setelah jam ujian berakhir, ditandai alarm Prof ku berbunyi dan di tanya udah siap, smuanya malah gak peduli, masih sibuk dengan jawaban masing-masing, akhirnya Prof ku yang baik hati ini ngasih waktu tambahan sekitar 30 menit (ini bukan tambahan lagi tapi rampok hihihi ^_^ ). Akhirnya setelah disindir-sindir baru smua pada ngumpul, Tepaaaarrr
Sebelum kelas bubar Prof ku sempat tertawa geli dengan kalimatnya sendiri "susah ya soalnya? baru berasa jadi anak S2 yaa hihihi".... kami...eehh aku lebih tepatnya hanya bisa pasrah!!!
Rabu, 16 April 2014
MuRam = Mual dan Geram
Makan malamku hari ini
Sama dengan malam kemaren
Sama pedasnya, sama kecutnya
Padahal lidahku masih kesat
Dengan makanan dari Taluk
Tentang wakil rakyat yang sok hebat
Bergaya seperti penakluk
Bergaya seperti penakluk
Masih, dipaksa lagi untuk masuk
Makanan kecut dari Kubang
Tidak beda jauh dengan Taluk
Tidak beda jauh dengan Taluk
Wanita berkelakuan binatang
Ampun!
Lambungku meronta
Asamnya bergelora
Lihat aparat setengah gila
Hingga mahasiswa meregang nyawa
Lambungku meronta
Asamnya bergelora
Lihat aparat setengah gila
Hingga mahasiswa meregang nyawa
Sudah terlalu banyak sampah ini tertelan
Boro-boro bikin kenyang
Boro-boro bikin kenyang
Hanya sakit yang kurasakan
Mau warteg atau restoran
Semuanya sama
Semuanya sama
Menunya serupa
Tak peduli terhormat karena dipilih rakyat
Atau memang keparat sampah masyarakat
Caleg gila kehilangan harta
Partai maruk kursi kuasa
Tak ada bedanya
Caleg gila kehilangan harta
Partai maruk kursi kuasa
Tak ada bedanya
Semuanya sama
Semuanya serupa
Semua lini, hanya bikin sakit hati
Semua lini, hanya bikin sakit hati
Geram
Dengan capres bajingan yang dimasak di Ibu kota
Dengan koalisi murahan yang digarap demi kekuasaan
Dengan politikus setan yang diramu di Senayan
Dengan pelajar tukang tawuran yang digodok di sekolahan
Dengan calon polisi keparat yang diramu di asrama kepolisian
Dengan koalisi murahan yang digarap demi kekuasaan
Dengan politikus setan yang diramu di Senayan
Dengan pelajar tukang tawuran yang digodok di sekolahan
Dengan calon polisi keparat yang diramu di asrama kepolisian
Dan mual,
Makan malamku hari ini
Mualku dengan itu semua
Maaf, aku sudah tidak tahan
Maaf, terpaksa aku muntahkan
Maaf, aku sudah tidak tahan
Maaf, terpaksa aku muntahkan
Langganan:
Postingan (Atom)