Rabu, 16 April 2014

Rabu 020414

Hari ini tepat 2 minggu yang lalu kita berjumpa untuk pertama kalinya di tahun 2014. Entah apa yang ada difikiranku saat itu hingga begitu besar keinginanku untuk bertemu. Yah,, sangat ingin bertemu denganmu, hingga tak ada alasan bagiku untuk menolaknya.

Banyak sekali hal yang ingin ku ketahui tentangmu, tentang kabarmu, tentang pekerjaanmu, tentang keluargamu, bahkan tentang hatimu. Tapi semua sirna, smua hilang begitu saja saat dekat denganmu, nyaman sekali saat merangkulmu dari belakang dan mencium wangi tubuhmu,  darimu yang takkan pernah kulupa adalah celoteh yang membuatku jengkel tapi ku rindukan, yang membuatku marah tapi ku harapkan. 
Jika kau berfikir aku gila... Yaa,, mungkin kau benar, aku benar2 gila olehmu... Hanya bersamamu aku gila.. Dan untuk pertama kalinya, hal tergila yang kulakukan adalah bersamamu hari itu.


Maaf,,,
Maaf jika aku mengecewakanmu, maaf jika aku tak seperti yang kau harapkan, tapi sungguh hanya bersamamu aku senang...
Trimakasih masih mengingatku, trimakasih telah menemuiku, satu hal yang ingin kutanyakan sebelum kita berpisah adalah : Bisakah kita mengulanginya lagi??

Selasa, 15 April 2014

REPLISOME (DNA REPLICASE SYSTEM)

Komponen-komponen protein yang berperan pada replisome yaitu:



1.        Helikase
Enzim helikase pertama kali diperkenalkan oleh Malcolm L Gefter dan kawan-kawan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) tahun 1975. Mereka menemukan bahwa pada proses replikasi DNA bakteri Eschericia coli, selain enzim polimerase yang berfungsi membentuk rantai DNA baru, ada lagi enzim yang berperan memisahkan pasangan rantai DNA yang diberi nama helikase. Enzim ini berfungsi memisahkan pasangan rantai induk DNA untuk selanjutnya diproses dan juga pasangan induk dan anak DNA yang tersintesis atau membuka rantai DNA sehingga terbentuk garpu replikasi. 
Helikase berasal dari kata “helic” yang berarti struktur pasangan DNA “double helic” dan “ase” yang berarti enzim. Sehingga “helicase” berarti enzim yang memisahkan pasangan rantai DNA atau RNA, yang masing-masing kemudian diberi nama DNA helikase atau RNA helikase

2.        Topoisomerase
Topoisomerase dibutuhkan untuk banyak proses yang melibatkan DNA, seperti replikasi DNA dan transkripsi. Enzim ini bekerja spesifik  untuk memutar ikatan double heliks DNA, Pemisahan untai DNA dimulai dengan enzim helikase yang memutus ikatan-ikatan hidrogen yang menyatukan 2 untai DNA. Jika pilinan pertamanya terlalu kenceng ada enzim topoisomerase yang motong sementara ikatan hidrogen pada salah satu / kedua untaian DNA, trus diputer hingga ketegangan pilinannya berkurang. 


3. Protein Pengikat DNA untai tunggal = SSB
Berfungsi untuk melindungi DNA untai tunggal dari kerusakan fisik dan mencegah renaturasi atau sesuai dengan namanya (single binded) supaya tidak berikatan lagi
4. Primase 
Fungsinya yaitu enzim yang bekerja mengawali terjadinya replikasi dan untuk membuat RNA primer sintesis,
karena DNA polymerase tidak bisa mensintesis tanpa ada primer.
5. Ligase 
Enzim ligase berfungsi menggabungkan kembali DNA yang telah dipotong atau patah (okazaki fragment)
Ligase sangat penting dalam replikasi DNA untai tertinggal, karena mereka bergabung dari segmen pendek 
DNA yang dihasilkan pada garpu replikasi ke dalam salinan lengkap dari template DNA. Mereka juga 
digunakan dalam perbaikan DNA dan rekombinasi genetik.  


Pada awal replikasi, enzim topoisomerase memutar pilinan rantai DNA yng double heliks. putaran ini berfungsi untuk meluruskan rantai DNA. Jadi topoisomerase yang berfungsi untuk meluruskan. setelah lurus, maka datanglah enzim helikase. enzim ini membuka pilinan rantai ganda DNA dengan cara pemanasan (denaturasi) selanjutnya diselubungi oleh protein pengikat untai tunggal atau single-stranded binding protein (Ssb) untuk melindungi DNA untai tunggal dari kerusakan fisik dan mencegah renaturasi. Enzim DNA primase kemudian akan menempel pada DNA dan menyintesis RNA primer yang pendek untuk memulai atau menginisiasi sintesis pada untai pengarah. Pada saat terbukanya garpu replikasi ini, terbentuklah 2 macam replikasi, yakni Leagging strange dan Leading strange. Leagging strange merupakan replikasi yang continue (tidak terputus-putus) sedangkan leading strange merupakan replikasi yang discontinue (terputus-putus membentuk sebuah fragmen. Fragmen ini dinamakan fragmen okazaki),  setelah itu, datanglah enzim primase, enzim ini berfungsi sebagai awalnya dimulai replikasi yang memulai replikasi ini adalah DNA polimerase. DNA polimerase ini juga terdiri dari 3 jenis dan memiliki fungsi yang berbeda juga, namun yang akan digunakan dalam replikasi ini adalah DNA polimerase 1. DNA polimerase ini akan membentuk DNA baru (dana anakan) DNA anakan inilah yang disebut dengan mRNA untuk leading strange, terdapat fragmen okazaki. fragmen okazaki ini kemudian disambung dengan menggunakan enzim ligase, setelah terbentuk mRNA maka protein yang terdapat di pinggir DNA kemudian terlepas satu persatu dan DNA kemudian terpilin kembali.